Apa yang salah ?

Nats: Jawab Saul: “Karena engkau tidak datang pada waktu yang ditentukan aku memberanikan diri mempersembahkan korban bakaran” (1 Samuel 13:11,12)

Judul:
BUKAN SALAHKU!

Banyak orang Amerika mengalami kegemukan (obesitas). Lucunya, ada yang menyalahkan restoran cepat saji sebagai sumber masalah.
Mereka menuntut pihak restoran bertanggung jawab, bahkan mengajukan masalah ini ke pengadilan. “Karena merekalah saya menjadi gemuk, kena serangan jantung, dan diabetes!” seru Caesar Barber, salah satu pemrotes.

Begitu seringnya pihak restoran disalahkan, sampai-sampai pada 2004 keluarlah Cheeseburger Bill-undang-undang yang melindungi industri makanan cepat saji dari tuntutan hukum akibat ulah konsumen yang kegemukan. Kita cenderung menyalahkan orang lain atas kelalaian diri sendiri.

Sama seperti Raja Saul. Sebelum berperang, ia sadar bahwa upacara persembahan korban harus dilakukan oleh seorang imam. Sang imam, Samuel, sudah berjanji akan datang hari itu (1 Samuel 10:8).
Namun, Saul tidak sabar menunggu. Ia memimpin sendiri upacara itu. Dengan sengaja ia melanggar aturan Tuhan. Samuel datang setelah upacara selesai. Ditegurnya Saul.
Apa jawab Saul? Pertama-tama ia menyalahkan situasi. “Rakyat berserakan meninggalkan saya. Saya terpojok!”
Kedua, ia menyalahkan Samuel karena “tidak datang pada waktu yang ditentukan” (ayat 11). Padahal Samuel datang pada hari yang ditetapkan! Dengan menyalahkan orang lain dan situasi, Saul merasa diri benar, padahal apa yang ia lakukan sudah ditolak Tuhan. Ia juga mengambing hitamkan orang lain. Dosanya berlipat.
Jika Anda berbuat salah, jangan berkata: “Aku jadi begini gara-gara kamu!” Stop menuding orang lain. Akui kesalahan Anda dan segeralah memperbaiki diri. Itulah pertobatan sejati —

LEBIH BAIK MENCARI APA YANG SALAH KETIMBANG MENCARI SIAPA YANG SALAH

Posted with WordPress for BlackBerry.

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s