Stop & Belajarlah!

Yesaya 1:16-17 Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah
perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah
berbuat jahat, belajarlah berbuat baik; usahakanlah keadilan,
kendalikanlah orang kejam; belalah hak anak-anak yatim, perjuangkanlah
perkara janda-janda!

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 12; Matius 12; 2 Raja-Raja 9-10

Di tepi jalan sering kita menemukan rambu lalu lintas STOP. Namun
beberapa kendaraan tetap menjalankan kendaraannya. Di tepi jalan yang
lain kita sering melihat rambu lalu lintas DILARANG BERHENTI. Tapi yang
terjadi sebaliknya, banyak sekali kendaraan yang berhenti di sana.

Satu pelajaran yang penting yang harus dipelajari oleh anak muda ialah
membedakan rambu kehidupan dan bertindak sesuai dengan rambu-rambu
tersebut. Ada saat di mana kita harus berhenti dari berbagai kebiasaan
yang berdosa atau cara hidup yang tidak sehat.

Sebagai manusia, kita selalu harus berurusan dengan ‘kehendak’ kita.
Kita harus belajar menundukkan dan mengendalikan kehendak kita di bawah
tuntunan Roh Kudus. Kebanyakan orang seringkali tahu jawaban dari
segala permasalahan hidup mereka sendiri maupun masalah hidup orang
lain, tapi ketika mereka mengalami masalah tersebut, mereka justru
tidak dapat keluar dari sana. Seringkali masalahnya bukan karena mereka
tidak memiliki jawaban yang benar, melainkan mereka tidak dapat
‘mengendalikan kehendak’ mereka untuk memilih yang benar. Kehendak
mereka lemah, sehingga meskipun mereka tahu mana yang benar, namun
mereka tetap memilih yang salah.

Selain belajar untuk berhenti berbuat jahat, Tuhan ingin umat-Nya
terus-menerus belajar berbuat baik. Segala sesuatu yang kita pelajari
secara terus-menerus pasti akan membuat kita dapat melakukannya dengan
baik. Untuk berhenti melakukan yang jahat, kita harus belajar berbuat
baik. Untuk belajar mengasihi Tuhan, kita harus membenci iblis dan
dosa, Tidak mungkin bagi kita untuk berkata, “Saya tidak membenci
Yesus, tapi juga tidak sayang-sayang amat!”

John Mason pernah berkata bahwa khotbah terbaik di dunia disampaikan
oleh rambu lalu lintas yang berbunyi: “Keep Right” (artinya berarti
tetaplah di kanan, namun bisa juga berarti tetaplah berbuat benar).

Kehendak Anda mengikuti kebiasaan Anda. Terbiasa melakukan hal yang
salah akan membuat Anda susah untuk melakukan hal yang benar.
Belajarlah untuk senantiasa melakukan kebenaran.

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s