HATI YANG PENUH UCAPAN SYUKUR

“Masuklah melalui pintu gerbangNya dengan nyanyian syukur, ke dalam pelataranNya dengan puji-pujian, bersyukurlah kepadaNya dan pujilah namaNya” Mazmur 100:4

Penulis seringkali mendengar banyak orang Kristen yang mudah sekali mengeluh, bersungut-sungut, mengomel dan tidak puas dengan apa yang diterima/dialami sehingga jarang sekali dari mulutnya keluar puji-pujian bagi Tuhan dan juga ucapan syukur. Untuk mengetuh, bersungut-sungut dan mengomel, tanpa harus dikomando, mulut kita secara otomatis turn on.
Sebaliknya untuk memuji Tuhan dan mengucap syukur kita perlu didorong-dorong atau disindir terlebih dahulu, itu pun dilakukan dengan penuh keterpaksaan, karena sungkan terhadap yang lain.
Hari ini Tuhan memerintahkan kita agar tahu mengucap syukur, karena ada banyak orang yang sudah lalai untuk mengucap syukur.
Contohnya di dalam Lukas 17:11-19. Di tengah perjalananNya ke Yerusalem Tuhan Yesus didatangi oleh sepuluh orang yang menderita kusta, di mana mereka memohon belas kasihan Yesus. Lalu Yesus berkata, “‘Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada irnam-imam.” Dan sementara mereka di tengah jalan mereka rnenjadi tahir.” (Lukas 17:14).
Kata tahir di sini berarti bersih. Jadi tubuh mereka menjadi bersih. Setelah memperoleh kesembuhan dari Tuhan, dan kesepuluh orang itu hanya satu orang yang ingat akan kebaikanNya sehingga ia “… kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring, lalu tersungkur di depan kaki Yesus dan mengucap syukur kepadaNya.” (Lukas 17:15-16a).
Latu Yesus berkata, “Bukankah kesepuluh orang tadi semuanya telah menjadi tahir? Di manakah yang sernbilan orang itu?” (Lukas 17:17).
Temyata, yang sembilan orang lainnya itu langsung meninggalkan Yesus. Mereka lupa berterima kasih.

Bukankah hal ini sering terjadi dalam kehidupan kita? Tak terhitung banyaknya kita menerima berkat, pertolongan, kesembuhan dari Tuhan. Namun kita selalu bersikap seperti sembilan orang itu. Ketika dalam kesulitan dan masatah berat kita menangis dan berseru-seru kepada Tuhan siang malam. Tetapi setelah pertolongan dari Tuhan datang, dengan secepat kilat pula kita meninggalkan dan melupakan kebaikanNya.
Seharusnya hati kita berlimpah dengan ucapan syukur, hal-hal kecil sekali pun harus kita syukuri.

“Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.” 1 Tesalonika 5:18

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s