Iman Abraham

Sejauh Apakah Aku Percaya KepadaNya…………..
Song Willie Nelson ” Seven Spanish Angels ”

Kejadian 17:3-9
Yohanes 8:51-59

Pertanyaannya simpel.

Sejauh apakah aku percaya kepadaNya?

Sejak kecil, aku sudah belajar tentang Dia. Hingga dewasa pun masih.

Sejak kecil, aku sudah tahu tentang Dia. Tentang anakNya, firman-firmanNya. Tapi, sejauh apa aku mengenal Dia?

Aku berkata, “Aku percaya padaNya” Tapi sejauh apa aku percaya padaNya?

Apakah hanya sejauh DOA yang dikabulkan?

Atau hanya sejauh mukjizat2 kesembuhan Dan pemulihan?

Apakah aku percaya padaNya hanya jika aku disembuhkan?

Apakah aku percaya padaNya hanya jika doa2ku dikabulkanNya?

Saat hidup terasa damai, bahagia Dan menyenangkan, Aku percaya Dia. Aku yakin bahwa Dia mencintaiku. Tapi saat hidup goncang Dan putus ASA.

Apakah aku masih percaya Dia mencintaiku?

Apakah aku masih percaya semua janji-janjiNya?

Apakah imanku hanya secetek mangkok? Atau sedalam alam semesta seperti Abraham?

Saat DOA doaku tidak dikabulkan, Saat hidup terus Dan terus makin sulit Dan terpuruk, Masihkah aku percaya pada kuasaNya?

Saat aku melakukan pelayanan dimana mana, Saat aku berbuat baik kepada siapapun, Namun terus mendapatkan kegagalan demi kegagalan, luka demi luka, Masihkah aku bisa memahami rencanaNya?

Sering disaat aku terpuruk, Sebuah pertanyaan terlontar,
“Bapa, apakah Kau sungguh mengasihiku? Apakah benar semua ini adalah rencanaMu?”

Sebuah keraguan terus menghujam,Hingga sebuah “kerikil” dariNya datang menyadarkanku. Bahwa tak seharusnya aku meragukan Dia, SEDIKITPUN!

Walau segala sesuatu tampak mustahil, Walau segala sesuatu tampak tidak Ada jalan keluar, Tak seharusnya aku meragukan Tuhanku, SEDIKITPUN!

Bapa, terima kasih untuk segala sesuatunya. Ajariku ‘tuk mengerti semua rencanaMu, Dalam keberhasilan ataupun kegagalanku.

Ajariku tuk selalu Dan selalu mempercayai Mu, Tanpa keraguan SEDIKITPUN..

Terima kasih Bapa untuk semuanya. Bahwa segala sesuatu yg terjadi dalam hidupku, adalah rencanaNya yang sempurna Dan tak bercacat sedikitpun.

I asked God to take away my pride and God said “No”, He said it was not for Him to take away, but for me to give up.

I asked God to grant me patience. And God said “No”. He said patience is a by product of tribulations. It isn’t granted, it is earned.

I asked God to give me happiness and God said “No”, He said He gives me blessings, happiness is up to me.

I asked God to spare me pain and God said “No”, He said suffering draws me apart from worldly cares and brings me closer to Him.

I asked God to make my spirit grow and God said “No”, He said I must grow on my own. But He will prune me to make me fruitful.

I asked for all things that I might enjoy life and God said “No” He said He will give me life, that I may enjoy all things.

I asked God to help me love others as much as He loves me and God said finally you have the idea!.

created by
http://www.hultshome.dk

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s