JANGAN BERSANDAR PADA MANUSIA

Karena engkau bersandar kepada raja Aram dan tidak bersandar kepada Tuhan Allahmu, oleh karena itu terluputlah tentara raja Aram dari tanganmu. 2 Tawarikh 16:7

Raja Asa adalah salah satu raja Yehuda yang hidupnya tidak berkenan kepada Tuhan. Ini adalah noda bagi sejarah kerajaan Yehuda. Di awal pemerintahan, Asa melakukan apa yang benar di mata Tuhan seperti Daud, bapa Ieluhumya. Ia menyingkirkan pelacuran bakti dari negeri itu dan menjauhkan segala berhala yang dibuat oleh nenek moyangnya. (1 Raja-raja 15:11-12). Namun hal itu tidak bertahan lama. Ketika menghadapi masalah dan dalam keadaan terdesak karena tekanan Baesa, raja Israel, raja Asa meminta pertolongan dan bersandar kepada bangsa Aram, bukan kepada Tuhan. Tindakan Asa ini sangat bodoh dan mempermalukan nama Tuhan, di mana ia lebih percaya dan berharap kepada bangsa Aram (bangsa yang tidak mengenal Allah) daripada datang dan meminta pertolongan kepada Tuhan.

Apa yang diperbuat Asa ini sangat menyakitkan hati Tuhan dan merupakan dosa besar. Firman Tuhan dengan keras berkata, Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada Tuhan! (Yeremia 17:5). Kalau saja Asa mau datang kepada Tuhan, Dia sudah siap untuk memberikan pertolongan dan menyatakan kuasaNya kepadanya, karena mata Tuhan menjelajah seluruh bumi untuk melimpahkan kekuatanNya kepada mereka yang bersungguh hati terhadap Dia. (2 Tawarikh 16:9a). Dan akibat kebodohannya itu raja Asa harus menanggung akibatnya. . . . oleh sebab itu mulai sekarang ini engkau akan mengalami peperangan. (2 Tawarikh 16:9b). Padahal ia sudah diperingatkan oleh Hanani, tetapi Asa mengabaikan peringatan tersebut.

Saat seseorang berada dalam kesesakan dan memilih untuk mencari sandaran kepada manusia berarti ia meremehkan kemampuan dan kuasa Tuhan. Saat ini banyak orang Kristen berbuat seperti Asa. Ketika mengalami pencobaan yang berat, sakit-penyakit, krisis keuangan dan sebagainya, kita cenderung mencari pertolongan manusia: tabib, dukun, peramal dan lain-lain. Kita menganggap kekuatan manusia lebih bisa diandalkan dari pada harus bersabar menantikan pertolongan dari Tuhan.

Diberkatilah orang yang mengandalkan Tuhan, yang menaruh harapannya pada Tuhan! Yeremia 17:7

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s