“ORANG LAIN”

Aku berkata kepadamu, segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku (Matius 25:45)

Saya pernah ditanya mengenai alasan saya memilih mengajar anak-anak dari kelompok yang termarginalkan. Anak-anak itu kerap susah diatur. Mereka mudah kehilangan motivasi belajar. Kemampuan akademis mereka pun cenderung lebih rendah. Mengajari anak-anak ini kerap kali begitu menguras energi dan melelahkan secara emosi. Lagi pula, sebagian besar dari mereka bukan anak jemaat, bahkan bukan orang kristiani. Mereka “orang lain”!

Sebagian jemaat menyarankan agar saya mulai lebih memperhatikan anak jemaat. Jika dipikir-pikir, memang ada di antara anak jemaat yang memerlukan bantuan, tetapi tentu itu bukan alasan tepat untuk serta merta mengabaikan anak-anak lain, yang bukan anak jemaat. Apalagi, banyak anak dari kelompok termarginalkan ini yang sering menjadi pelaku, juga korban kekerasan. Mereka tumbuh tanpa memiliki pengalaman dicintai dan dikasihi. Sayangnya, gereja cenderung memfokuskan pelayanan hanya pada diri sendiri.

Sesungguhnya, perkataan Yesus sangat menohok. Yesus menyebutkan bahwa Elia diutus Tuhan kepada seorang perempuan janda di Sarfat, padahal pada masa itu banyak perempuan janda di Israel yang bisa saja dipilih Tuhan (ayat 25,26). Begitu juga Elisa dipakai Tuhan untuk mentahirkan Naaman orang Siria, padahal begitu banyak orang kusta di Israel waktu itu yang butuh ditahirkan (ayat 27). Jadi, Tuhan memakai hamba-Nya tidak selalu untuk umat saja, tetapi kepada orang lain juga yang mungkin belum mengenal Tuhan.

“Orang-orang lain” yang bukan jemaat, bahkan yang bukan orang kristiani, juga perlu dikasihi, sebab mereka berharga di mata Tuhan. Mereka pun perlu dilayani

JANGAN BIARKAN ORANG LAIN MELIHAT CAHAYA ANDA TANPA DAPAT MERASAKAN KEHANGATANNYA

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s