HATI NURANI YANG MURNI

“Inilah yang kami megahkan, yaitu bahwa suara hati kami memberi kesaksian kepada kami, bahwa hidup kami di dunia ini, khususnya dalam hubungan kami dengan kamu, dikuasai oleh ketulusan dan kemurnian dari Allah bukan oleh hikmat duniawi, tetapi oleh kekuatan kasih karunia Allah.” 2 Korintus 1:12

Ada kalimat bijak mengatakan: “Tiada badai dan gelombang yang dahsyat, tiada nahkoda yang handal.”
Masalah, penderitaan dan krisis yang terjadi akan menghasilkan manusia-manusia yang berkualitas.
Contohnya Rasul Paulus, hamba Tuhan yang telah malang melintang dalam pelayanan pemberitaan Injil.
Karena Injil Kristus Paulus harus menanggung penderitaan. “Beban yang ditanggungkan atas kami adalah begitu besar dan begitu berat,
sehingga kami telah putus asa juga akan hidup kami.
Bahkan kami merasa, seolah-olah kami telah dijatuhi hukuman mati.” (ayat 8b-9a).

Betapa pun hebatnya karakter dan pelayanan Paulus, ia tetaplah manusia biasa seperti kita,
yang pada fase tertentu, bisa saja mengalami kelemahan.
Namun hal ini tidak sampai membuat Paulus patah arang dan melarikan diri dari pelayanan yang dipercayakan Tuhan.

Apa rahasia kemenangan Paulus sehingga ia tidak sampai tergeletak?
Paulus, bukan hanya berhasil mengatasi kesulitan-kesulitan yang ada, melainkan juga masih bisa menolong
dan memberi kekuatan kepada orang-orang yang dilayaninya.
Luar biasa! Salah satu kuncinya adalah memiliki hati nurani yang murni!
Hati nurani atau suara hati adalah kemampuan batin untuk mengetahui dengan roh kita,
memberi persetujuan ketika kita berbuat benar, tetapi menuduh ketika kita berbuat salah.
Paulus berkata, “Sebab itu aku senantiasa berusaha untuk hidup dengan hati nurani yang murni di hadapan Allah dan manusia.” (Kisah 24:16).

Seseorang yang memiliki suara hati atau hati nurani yang baik dan murni
dipastikan akan memiliki integritas, tidak munafik (bermuka dua) dan dapat dipercaya.
Itulah sebabnya rasul Paulus dengan bersungguh hati melakukan apa yang menjadi kehendak Tuhan.
Motivasinya tulus yaitu hanya ingin menyenangkan hati Tuhan, bukan manusia.
Paulus telah membuktikan ia setia menjalankan Amanat Agung Tuhan.
Ia tidak berubah sikap meski harus mengalami penderitaan!

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s