MERENDAHKAN DIRI DI HADAPAN TUHAN

Baca: Ezra 8:21-36
“Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepadaNya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami.” Ezra 8:21

Puasa sering dilakukan banyak orang Kristen, terutama ketika berada dalam kesesakan dan masalah yang berat.
Tetapi tidak sedikit orang yang kurang mengerti arti puasa yang sesungguhnya.
Bahkan ada orang yang berpuasa, tidak makan dan minum, karena ingin menguruskan badan atau diet.

Tujuan berpuasa sesungguhnya adalah untuk perkara-perkara rohani,
terutama sekali adalah untuk merendahkan diri di hadapan Tuhan.
FirmanNya berkata, “Karena itu, rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat,
supaya kamu ditinggikanNya pada waktunya.” (1 Petrus 5:6).

Salah satu contoh puasa untuk merendahkan diri di hadapan Tuhan adalah
seperti firman yang kita baca hari ini ketika Ezra hendak mempersiapkan diri
memimpin rombongan orang Israel kembali ke Yerusalem setelah ditawan Babilon.
Mereka harus menempuh perjalanan yang sangat jauh dan tidak mudah,
banyak sekali bahaya yang menghadang dan juga serangan musuh.
Mereka sangat membutuhkan pertolongan. Ezra diperhadapkan pada dua pilihan
yaitu meminta pertolongan manusia atau mempercayakan diri pada kuasa Tuhan sepenuhnya.
Ezra memilih berlindung dan mencari pertolongan kepada Tuhan saja.
Lalu ia memaklumkan puasa kepada orang-orang Israel dan agar merendahkan diri di hadapan Tuhan, katanya,
“…aku malu meminta tentara dan orang-orang berkuda kepada raja untuk mengawal kami
terhadap musuh di jalan; sebab kami telah berkata kepada raja,
demikian: ‘Tangan Allah kami melindungi semua orang yang mencari Dia demi kese!amatan mereka,
tetapi kuasa murkaNya menimpa semua orang yang meninggalkan Dia.’
Jadi berpuasalah kami dan memohonkan hal itu kepada Allah dan Allah mengabulkan permohonan kami.” (Ezra 8:22-23).

Ezra tidak bertindak dengan akalnya sendiri atau bersandar pada kekuatan manusia/raja, tapi lebih mengandalkan Tuhan.
Berarti ia merendahkan diri di hadapan Tuhan dan mengakui bahwa Tuhanlah yang lebih tahu akan apa yang ia perlukan.
Puasa yang didasari kerendahan hati pasti memperoleh jawaban dari Tuhan!

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s