ALLAH MAHAKUDUS

Baca: Wahyu 4:1-11
“Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang.” Wahyu 4:8b

Ketika memuliakan Tuhan, para malaikat menyerukan bahwa Tuhan itu kudus.
Kata kekudusan ini menunjukkan kesempurnaanNya yang tanpa batas.
Sifat kudusNya adalah ringkasan dari semua sifat Tuhan, seperti Mahakuasa. Mahahadir, tidak berubah, Mahatahu dan sebagainya.
Jadi kekudusan Tuhan adalah mahkota dari semua sifat yang menunjukkan siapa Dia, sebagaimana nyanyian yang dinaikkan Musa dan seluruh umat Israel, “Siapakah yang seperti Engkau, di antara para allah, ya Tuhan; siapakah seperti Engkau, mulia karena kekudusanMu, menakutkan karena perbuatanMu yang masyur, Engkau pembuat keajaiban?” (Keluaran 15:11).
Tuhan adalah patokan mutlak untuk kekudusan, tidak ada yang lain, karena Dia tidak pernah membuat kesalahan atau melakukan sesuatu yang salah, tidak ada keputusanNya yang keliru; Ia tanpa cela, tanpa cacat, tanpa dosa, sepenuhnya benar, benar-benar kudus secara mutlak. Siapa pun untuk bisa masuk dalam hadirat Tuhan harus hidup kudus.
Mungkinkah manusia itu kudus? Karunia kekudusan itu diberikan Tuhan kepada setiap orang yang menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Sebaliknya, setiap orang yang menolak Yesus Kristus akan dicampakkan ke tempat yang disiapkan bagi Iblis dan para malaikatnya, keluar jauh dari hadirat Tuhan, Ditegaskan, “…hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu, sebab tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.” (1 Petrus 1;15-16).
Tuhan sangat membenci dosa; tidak ada kata kompromi terhadap dosa.
Adalah sia-sia ibadah kita, pelayanan kita, penyembahan kita, persembahan kita dan sebagainya
jika kita masih melakukan perbuatan-perbuatan dosa yang mungkin bisa kita sembunyikan di depan manusia,
tapi di hadapan Tuhan semuanya tampak jelas dan telanjang.
“Aku membenci, Aku menghinakan perayaanmu dan Aku tidak senang kepada perkumpulan rayamu.
Sungguh, apabila kamu mempersembahkan kepadaKu korban-korban bakaran dan korban-korban sajianmu.
Aku tidak suka, dan korban keselamatanmu berupa ternak yang tambun,
Aku tidak mau pandang.
Jauhkanlah dari padaKu keramaian nyanyian-nyanyianmu, lagu gambusmu tidak mau Aku dengar.” (Amos 5:21-23).

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s