KETAATAN, BUKAN PENGALAMAN

“Guru, telah sepanjang malam kami (Simon dan para nelayan) bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.” Lukas 5:5

Acapkali manusia berpegang pada pengalaman masa lalu sebagai pedoman mengerjakan sesuatu atau menyelesaikan permasalahan yang ada.
Sering pula orang berpikir menurut pengalamannya, contoh: jika seseorang menderita sakit parah yang didiagnosa dokter tak dapat sembuh, maka si penderita dalam waktu dekat pasti akan mati; seseorang yang ekonominya bangkrut tentu tak mungkin dapat bangkit kembali.
Ketahuilah, Tuhan tidak membutuhkan pengalaman manusia untuk melakukan suatu perkara, “Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil.” (Lukas 1:37).
Contoh:
Sarai yang sudah tua pun sanggup dibuka rahimnya oleh Tuhan sehingga ia dapat memberikan keturunan;
wanita yang mengalami pendarahan 12 tahun, dan menurut pengalaman tidak dapat disembuhkan, menjadi sembuh ketika bertemu Yesus dan menjamah jumbai jubahNya.
Jadi, janganlah sekali-kali mengukur segala sesuatu berdasarkan pengalaman kita.
Dalam segala hal arahkan mata dan pengharapan sepenuhnya kepada Allah yang hidup dalam, nama Tuhan Yesus Kristus yang sanggup melakukan segala sesuatu.
Adapun Petrus dan Andreas adalah nelayan ulung.
Keduanya sudah ‘kenyang’ pengalaman menangkap ikan, tetapi suatu malam mereka gagal sama sekali.
Yesus memperhatikan mereka yang tampak telah dan kecewa itu, dan ingin menunjukkan bahwa apa yang tak dapat diperbuat manusia dapat dilakukan olehNya.
Ia berkata kepada Simon (Petrus), “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.” (Lukas 5:4).
Mungkin Petrus berpikir, “Tidak salahkah Tuhan menyuruhku menebarkan jala lagi, bukankah aku lebih berpengalaman dan sudah bekerja semalarnan tetapi tidak mendapatkan seekor ikan pun?”
Tetapi syukurlah Petrus tak membanggakan pengalamannya, dia taat perintah Yesus: “. .. karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.” (Lukas 5:5).
Karena ketaatannya, ia “..menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.” (Lukas 5:6).

Ketaatan akan firmanNya membuat segala perkara terjadi, bukan karena pengalaman manusia.

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s