Patung istri Lot / tiang garam.

Puji Tuhan,

Pada tgl 2 Maret 2011 penulis berkesempatan mendatangi lautan / gunung garam yang terletak dekat dengan laut mati ( yang memang mati / tanpa adanya tanda tanda kehidupan diatas maupun di dalam laut mati tsb )

Seperti tertulis dalam Alkitab dalam Perjanjian. Lama: kitab Kejadian: 19:26.                     ” Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam “.

 

Banyak pelajaran yang bisa kita petik dari kejadian ini, tapi yang penulis ingin utarakan disini adalah : jika kita sudah menetapkan tujuan / maksud / rencana / cita cita / etc , dan berdasarkan dengan petunjuk / ijin Tuhan, hendaklah kita bertekun menghadapi pencobaan yang ada dengan doa dan pengharapan akan Tuhan Yesus dan majulah / berlari  lurus kedepan, dan jangan ke samping ,menoleh pun / mengingatpun  jangan )

Foto diambil dari lokasi : N 31 516.733   E 35 2338.471 dengan altitude  +/-  (-) 397 mtr

foto istri Lot ( tiang garam / patung garam )

Tetapi istri Lot, yang berjalan mengikutinya, menoleh ke belakang,lalu menjadi tiang garam (Kejadian 19:26)

sedikit ilustrasi :

BELAJAR MELEPASKAN

Walaupun tidak selalu setuju dengan produknya, saya tertarik pada   beberapa ide iklan di televisi. Salah satunya adalah iklan yang   menceritakan seorang lelaki yang diberhentikan dari pekerjaannya   sebagai pegawai. Dengan sedih ia membereskan semua barangnya yang   penuh kenangan, lalu kembali ke rumahnya. Saat membereskan beberapa   barang, ia justru menemukan ide untuk membangun bengkel. Dari   seorang pegawai yang diberhentikan, ia menjadi seorang pengusaha   yang membuka lapangan kerja bagi orang lain.
Sodom dan Gomora terletak di lembah Yordan yang berlimpah air,   sehingga Lot memilihnya ketika akan berpisah dengan Abraham.  Namun,  karena kejahatan penduduk kota tersebut, Sodom dan Gomora hendak dimusnahkan. Lihat 2 Petrus 2:7

Meski demikian, Tuhan memberi kesempatan kepada Lot   untuk menyelamatkan diri dengan berlari ke Zoar. Sayangnya, istri  Lot tak menuruti petunjuk malaikat Tuhan. Ia menoleh ke belakang seakan-akan ia tidak rela meninggalkan kota tempat tinggalnya yang nyaman tersebut. Dan ia pun menjadi tiang garam.

Hal-hal pada masa lalu kita mungkin sudah nyaman dan menyenangkan   bagi kita. Akan tetapi, sebagaimana kehidupan Lot, ada kalanya Allah   melihat sesuatu yang takkan berakibat baik apabila kita terus ada di   tempat atau situasi yang sama.

Dan, mempertahankan semuanya hanya   akan membuat kita terhambat dan tidak akan maju. Karena itu, penting   sekali bagi kita untuk memiliki hati pasrah bersandar kepada Tuhan;   kemudian menata hati, bersiap menyambut hal-hal baru yang mungkin   akan hadir. Dia jauh lebih tahu mana yang paling penting dan   berharga dari hidup kita
ALLAH SELALU BEKERJA UNTUK KEBAIKAN   BAHKAN KETIKA TAMPAKNYA SAYA HARUS KEHILANGAN

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Journey to HolyLand. Bookmark the permalink.

One Response to Patung istri Lot / tiang garam.

  1. Novri says:

    Trima kasih yesus atas semunys

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s