BERKAT ABRAHAM DAN SARA

BERKAT ABRAHAM DAN SARA

Saya sudah menikah hampir 10 tahun dan belum memiliki anak. Pada tahun ketiga pernikahan, kami pernah berobat dan suami saya membutuhkan tindakan operasi karena terapi obat tidak membawa hasil.

Setelah dilakukan operasi, hasil pemeriksaan lab membaik, tetapi dokter berkata bahwa memang ada kemungkinan memiliki anak namun kemungkinan itu kecil. Setelah itu kami berobat ke sinshe satu kali. Hasilnya tetap tidak ada perbaikan setelah merujuk kepada hasil lab. Akhirnya saya pasrah dan mengimani janji Tuhan dalam Ulangan 28:4 dan beriman seperti Abraham dan Sara.

Saya tidak lagi berobat serta tidak mau mengadopsi anak. Walau banyak orang dan rekan bertanya, dengan siapa nanti saat tua jika tidak punya anak. Saya hanya menjawab bahwa hidup saya di tangan Tuhan dan bukan di tangan anak. Saya hanya mengandalkan Tuhan dan jika taat pasti berkat pada Ulangan 28:4 akan Tuhan berikan.

Beberapa bulan terakhir, ketika sedang mengikuti konferensi doa dan ibadah raya, beberapa kali hamba-hamba Tuhan berkata, “Diberkatilah buah kandunganmu!” Dan terakhir seorang pendoa syafaat di gereja saya berkata, “Berkat Sara turun atas kamu!”.

Saya percaya mujizat tetapi saya berpikir rutinitas setahun belakangan sangat padat, rasanya tidak mungkin hal itu terjadi, mungkin beberapa tahun lagi.

Tetapi pada 9 Agustus 2008, saya tersadar bahwa saya belum haid karena siklus saya pendek 21-24 hari. Saya periksa urin ternyata positif. Dan benar, setelah periksa ke dokter kandungan hasilnya positif. Saya terheran-heran, kaget dan tidak habis pikir. Puji Tuhan!

Saya sangat percaya mujizat, tetapi menurut pikiran manusia tidak mungkin karena setiap Senin sampai Sabtu saya harus berangkat pukul 5 pagi dari Bogor menuju Jakarta dan pulang paling cepat pk 10 malam. Umumnya dokter selalu menyarankan tidak boleh terlalu letih jika ingin memiliki anak. Tetapi tidak ada yang mustahil bagi Dia!!

Pada saatnya, TANGGAL 28 Maret 2009, saya melahirkan tanpa rasa sakit dan hanya terasa mules seperti buang air besar saat mendekati kelahiran bayi. Saya juga tidak menerima anestesi apapun baik epidural maupun illa. Berdasarkan USG 4D dua kali, bayi saya terlilit tali pusat, tetapi saya bisa melahirkan normal tanpa operasi seperti yang Tuhan janjikan!

Sesuai visi Gembala Sidang bahwa tahun ini adalah Tahun Mujizat dan Kesembuhan, maka saya mengalami mujizat Tuhan! Saya juga merasa diberkati dengan SCCC. Puji Tuhan! Segala kemuliaan hanya bagi TUHAN Yesus Kristus!!

Allah bukanlah manusia,sehinga Ia berdusta; bukan anak manusia, sehingga Ia menyesal. Masakan Ia berfirman dan tidak melakukannya; atau berbicara dan tidak menepatinya? (Bilangan 23:19)

Sumber: Kesaksian Drg Yeanne Rosseno/GBI JHCC

.

nc3=3
__,_._,___

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s