BERTEKUN SAMPAI AKHIR

“Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang menuruti perintah Allah dan Iman kepada Yesus.” Wahyu 14:12

Kepada jemaat di Kolose Paulus menasehati, “…kamu harus bertekun dalam iman, tetap teguh dan tidak bergoncang, dan jangan mau digeser dari pengharapan Injil, yang telah kamu dengar dan yang telah dikabarkan diseluruh alam di bawah langit,…” (Kolose 1:23).

Seberapa jauh kita bertekun di dalam Tuhan?
Seberapa tekun kita dalam doa, membaca serta merenungkan firman Tuhan?
Sudahkah kita bertekun menjalankan ibadah kita?
Bertekunlah kita di dalam mengerjakan tugas-tugas pelayanan yang dipercayakan Tuhan kepada kita?

Berbicara tentang ketekunan, mari kita belajar dari seorang Salomo (baca 2 Tawarikh 8:1-8).
Sepintas kalau kita perhatikan, apa yang dilakukan Salomo dalam menjalankan ibadah terlihat rumit.
Ada saja korban yang harus dipersembahkan pada hari-hari khusus: Sabat, bulan baru, hari raya dan sebagainya.
Meski demikian Salomo melakukan semua itu dengan sukacita. Salomo dengan tekun dan setia menjalankan ibadahnya kepada Tuhan, tidak setengah-setengah dan tanpa keluh kesah.
Kehidupan kita sebagai orang percaya sudah seharusnya mencontoh apa yang dilakukan Salomo, bukan saja harus membangun ibadah kita tapi juga harus memelihara dan menjaga kehidupan ibadah kita.
Itu membutuhkan ketekunan dan kesetiaan kita.
Di dalam ketekunan terkandung unsur kemauan yaitu niat untuk beribadah dengan sungguh.
Bukan hanya sekedar beribadah atau beribadah hanya sebagai kegiatan Mingguan atau kebiasaan saja, namun kita harus menjadikan ibadah itu sebagai suatu kebutuhan, sama seperti orang yang bernafas setiap hari.

Mengapa kita harus bertekun dalam ibadah?
Sebab dalam bertekun selalu ada janji yang Tuhan sediakan, seperti dikatakan, “Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.” (Ibrani 10:36).

Pada akhirnya, ketekunan inilah yang menjadi salah satu kunci kesuksesan orang Kristen atas tolok ukur kekristenan kita.
Firman Tuhan tidak akan pernah sia-sia!
Salomo dalam Amsalnya berkata, “Dalam tiap jerih payah ada keuntungan,….” (Amsal 14:23).

Sudahkah kita bertekun?

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s