MENGUBAH CARA BERPIKIR

Oleh : Pdt. Anthony Chang, M.Th

Ayat Bacaan; Filipi 4:1-9

Film “beautiful mind” yang dibintangi oleh John Nash merupakan “true story”. Film ini mengisahkan kisah seorang Jenius bernama John Nash yang pada tahun 1994 mendapatkan hadiah nobel di bidang matematika. Dalam hidupnya John Nash mengalami masalah “delusi”. Delusi adalah sesuatu keyakinan yang salah dan menurut orang yang mengalaminya hal itu benar-benar terjadi. Hal ini terjadi karena ia tidak pernah mengistirahatkan pikirannya sejenak untuk memikirkan hal-hal yang santai (ringan).

Dalam keadaan sadar kemudian John Nash mulai mengambil keputusan untuk melakukan “diet pikiran” supaya ia dapat keluar dari masalahnya. Ini membuktikan bahwa meskipun seseorang memiliki otak yang jenius, namun perlu ada waktu untuk bersantai dan tidak terlalu memikirkan hal-hal yang rumit agar hidup kita tidak menjadi lelah dan pikiran kita tergangu.

Dalam lingkungan alam, jika siklus rantai makanan terganggu, maka dapat mengakibatkan hal yang buruk bagi lingkungan. Sama seperti tubuh kita, otak juga memerlukan istirahat dengan cara mengurangi pikiran dari durasi berpikir yang terlalu berat dan berusaha rileks dengan bersantai tujuannya supaya syaraf otak tidak terlalu tegang sebab hal ini dapat berdampak pada depresi berat.

Penyebab utama orang banyak mengalami depresi berat dalam hidupnya dewasa ini adalah karena rasa kuatir dalam diri seseorang, baik itu kekuatiran yang bersifat kekinian dan masa depan. Kekuatiran ini memicu otak untuk selalu berpikir keras sehingga berakibat juga pada terganggunya metabolisme tubuh(bnd. Mazmur 32:3).

Rasul Paulus memberikan kita kunci supaya kita dapat menang melawan beban hidup dan menang atas rasa kuatir. Ia berkata dalam Filipi 4:6″Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.”

Bagaimana caranya supaya kita dapat mengubah pola berpikir yang lama menjadi pola berpikir yang positif ?

1. Jangan berpikir melebihi apa yang kita dapat kita pikirkan.
Rasul Paulus berkata dalam Filipi 4:8 “Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”

Dengan memikirkan hal-hal yang baik dan positif (firman Tuhan) kita pasti akan mengalami damai sejahtera di hati kita. Biarkan firman Tuhan “memformat” pikiran kita sehingga pola berpikir kita menjadi baru. Sebagai orang percaya apa yang kita pikirkan hendaklah sesuai dengan keadaan/kondisi kita dan harus juga bersesuaian dengan firman Tuhan, jikalau tidak dapat mengakibatkan depresi sehingga merugikan hidup kita dan orang lain.

2. Menjadi pelaku firman Tuhan (teladan hidup)
Rasul Paulus dalam hidupnya selalu berpatokan kepada firman Tuhan, itulah sebabnya dalam hidupnya ia tidak mengalami depresi meskipun banyak tekanan dan tantangan yang dihadapinya. Rasul Paulus menginginkan hidupnya menjadi teladan bagi kita supaya kita mampu bersyukur dan tetap bersukacita sehingga mengalami kemenangan dalam hidup. Itulah sebabnya ia berkata dalam Filipi 4:9 “Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.”

Kita harus mengalami perubahan yang dimulai dari pikiran sehingga teraktualisasi dalam perbuatan dengan demikian kita dapat menjadi teladan bagi orang lain sehingga mereka mengetahui bahwa kita adalah murid Kristus. Dengan demikian nama Tuhan dimuliakan (Bnd. 1 Korintus 4:16)

3. Berpikir dan berperasaan sama dengan Kristus setiap hari (Filipi 2:5)
Apa yang menjadi kehendak Tuhan dalam firman-Nya itulah yang menjadi standar berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari kita. Jika lebih/lari dari itu maka kita pasti akan ditimpa banyak masalah hidup.

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s