DISALIBKAN DENGAN KRISTUS

“Sebab aku (Paulus) telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat,
supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus;” Galatia 2:19

Kehidupan Paulus telah diubahkan! Ia tidak lagi sama seperti dulu ketika masih bersama Saulus.
Paulus berkata bahwa hidup yang ia jalani sekarang, “…bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku.
Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diriNya untuk aku.” (Ayat 20).

Hidup Paulus telah disalibkan bersama Kristus! Apakah ini berarti Paulus benar-benar disalibkan secara jasmani bersamaNya?
Bukan tubuh jasmani yang disalibkan, tetapi manusia lamanya yang telah di salib.
Akan lebih jelas lagi jika kita membaca dalam Roma 6:6-8: “Karena kita tahu, bahwa manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa. Jadi jika kita telah mati dengan Kristus, kita percaya, bahwa kita akan hidup juga dengan Dia.”

Sebagai umat yang telah diselamatkan kita telah disalibkan dengan Kistus, dan tidak boleh lagi behubungan dengan dosa.
Pembebasan dari dosa dan segala konsekuennya adalah fakta yang telah digenapi.
Manusia tidak dituntut melakukan sesuatu agar mendapatkan pembebasan dosa, karena memang manusia tidak dapat melakukannya.
Kita hanya dituntut menerima dengan iman kegenapan pekerjaan Kristus di kayu salib.
Ia berkata, “…setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku”. (Lukas 9:23).

Penyangkalan diri inilah yang harus kita lakukan terus-menerus. Mengapa?
Allah berurusan dengan dosa-dosa dan diri kita melalui dua cara yang sangat berbeda.
Menaklukkan dosa memerlukan beberapa saat saja, namun menyangkal diri membutuhkan waktu sepanjang hidup kita.
Sekali saja di atas kayu salib Yesus menanggung dosa-dosa kita, sedangkan sepanjang hidupNya Dia harus menyangkal diriNya.
Kita harus meneladani dan mengikut jejakNya sebab penyangkalan diri adalah pengalaman bersama Kristus.

“Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.” Galatia 5:24.

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s