MENGHORMATI ORANG TUA

“Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian. Hormatilah ayahmu dan ibumu – ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini.” Efesus 6:1-2.

Adalah suatu keharusan bagi anak untuk menghormati kedua orangtuanya karena orang tua bertindak sebagai wakil Tuhan untuk anak-anaknya dalam hal mengasihi, memelihara, mengasuh dan juga memperhatikan. Itulah sebabnya firman Tuhan memerintahkan agar anak-anak memiliki rasa hormat dan takut kepada orangtuanya seperti umat takut kepada Tuhan.
Takut akan Tuhan mempunyai arti segan, hormat dan cinta / kasih.
Bukan rasa takut seperti seorang anak yang telah mencuri uang dan kepergok ayah ibunya.
Atau seorang pencuri yang takut terhadap polisi dan sebagainya.
Tetapi rasa takut ini menyebabkan anak-anak bersikap sebaik mungkin kepada orang tuanya supaya jangan sampai membuat kesalahan dan menyakiti hatinya, takut jangan sampai berbuat dosa kepadanya.
Sudah sepantasnya bila anak menghormati orangtua dan takut kepadanya, sebab memang orangtua adalah orang-orang yang sangat terhormat bagi anak-anaknya.
Ibarat pahlawan tanpa tanda jasa yang setiap saat siap menolong, melindungi dan mencintai kita lebih dari pada semua orang lain di dunia ini.
Oleh karenanya anak-anak harus takut, hormat dan selalu taat kepada mereka.
Salomo memberi nasehat, “Dengarkanlah, hai anak-anak, didikan seorang ayah, dan perhatikanlah supaya engkau beroleh pengertian, karena aku memberikan ilmu yang baik kepadamu; janganlah meninggalkan petunjukku.” (Amsal 4:1-2).

Dalam keluarga-keluarga di mana orangtua masih belum mengenal Tuhan, anak-anak harus tetap hormat dan takut akan orangtua, tetapi dalam hal-hal melawan firman Tuhan patutlah anak-anak taat dan menurut Tuhan lebih dari orangtua. Tuhan sangat benci terhadap anak yang tidak menghormati orangtuanya.
Alkitab menyatakan: “Terkutuklah orang yang memandang rendah ibu dan bapanya.” (Ulangan 27:16a).
Contohnya Absalom. Ia menjadi orang yang berhasil dan memiliki segalanya (fasilitas dan harta) karena bapanya (Daud).
Sayang, setelah dewasa ia malah mengusir bapanya sendiri dan hendak membunuhnya.
Hidup Absalom pun berakhir tragis sebagai akibat ia berlaku kurang ajar dan tidak menghormati ayahnya!

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s