PERIHAL PUASA

“Mengapa kami berpuasa dan Engkau tidak memperhatikannya juga? Mengapa kami merendahkan diri dan Engkau tidak mengindahkannya juga?” Yesaya 58:3a

Banyak orang berpuasa karena suatu tujuan.
Namun ada yang berpuasa hanya karena terpaksa atau karena kewajiban yang harus dijalankan.
Tapi pada intinya orang berpuasa selalu mempunyai tujuan agar mendapatkan sesuatu yang dia doakan karena merasa tidak cukup bila berdoa saja; mungkin juga karena terlalu beratnya pergumulan yang dihadapi sehingga perlu disertai puasa.
Puasa adalah sesuatu yang kita lakukan sebagai bentuk merendahkan diri di hadapan Tuhan, memohon pertolongan-Nya.
Puasa bukan sekedar menahan lapar dan dahaga saja tapi juga nafsu kedagingan kita.

Seringkali kita tidak mengerti arti berpuasa yang sebenarnya sehingg tidak jarang puasa yang kita lakukan itu menjadi sia-sia.
Kita menjalankan puasa agar beroleh pujian dari orang lain, supaya kelihatan kita ini rohani.

Dalam Matius 6:16 dikatakan: ”Dan apabila kamu berpuasa janganlah muram mukamu seperti orang munafik. Mereka mengubah air mukanya supaya orang melihat bahwa mereka sedang berpuasa. Aku berkata kepadamu sesungguhnya mereka sudah mendapat upahnya.“

Hal lain yang membuat puasa kita menjadi percuma adalah apabila dalam hidup kita belum ada pemberesan dengan Tuhan yaitu tetap masih menyembunyikan dosa.
Inilah yang menjadi penghalang hubungan kita dengan Tuhan sehingga puasa kita ‘tidak sampai’ kepada-Nya.
Ada tertulis: “…yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.” (Yesaya 59:2)

Selain itu, selama berpuasa hati kita masih dipenuhi kekuatiran, sehingga kita sendiri tidak yakin akan pertolongan Tuhan setelah puasa yang kita lakukan sekian lama seolah-olah tidak memberi hasil yang diharapkan.
Akhirnya kita mereka-reka jalan sendiri dan mencari jalan pintas!
Kita sendiri yang membatasi kuasa-Nya bekerja hingga puasa kita pun percuma, padahal “Seperti tingginya langit dan bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu.” (Yesaya 55:9).
Tanpa pertobatan dan penyerahan penuh kepada Tuhan, puasa kita tidak akan membawa hasil.

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s