MENCAPAI STANDAR TUHAN

Oleh : Pdm. Budi Cahyadi

Ayat bacaan: Matius 5:17-48.
Jika kita menginginkan promosi terjadi di tempat kita bekerja, yang harus kita perhatikan terlebih dahulu adalah; apakah kita sudah memenuhi standar yang ditentukan oleh perusahaan tempat kita bekerja? Kalau itu sudah bisa penuhi dengan baik pasti kita akan mengalami hal-hal yang baik di kantor.
Demikian juga kalau kita ingin di promosikan Tuhan kita harus bisa mencapai standar Tuhan. Apakah standar Tuhan itu?

Dalam nats Alkitab di atas Yesus bukan hanya mengajar tentang perjanjian lama dan kitab taurat. Tetapi Yesus sedang memberitahukan sesuatu yang lebih dari itu yang merupakan standar yang harus kita penuhi jika kita ingin menjadi murid Tuhan yang sejati.
Perhatikanlah perkataan Yesus; “Kamu telah mendengar firman…” dan …,tetapi Aku berkata kepada mu…”, hal ini dikatakan Yesus masing-masing sebanyak 6 kali. Kalimat ini berarti kita harus melakukan lebih dari apa yang biasanya kita lakukan. Itulah sebabnya Alkitab berkata dalam Matius 5:20, “Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.”
Karena itu dalam memandang dan menilai segala sesuatu, kita harus menilai dengan standar Tuhan supaya kita selalu mengalami keberhasilan.

Apa sebenarnya standar Tuhan itu?
Ada 4 standar Tuhan yang perlu kita lakukan supaya kita mengalami multiplikasi dan promosi.

1. Memberikan lebih dari apa yang kita miliki (Going the extra mile).
Tuhan menginginkan kita bukan hanya melakukan biasa-biasa saja tetapi Ia menginginkan kita untuk melakukan hal-hal yang lebih lagi. Alkitab berkata; Matius 5:39, “Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.”
Menurut kita orang pada umumnya hal ini sangat tidak wajar, tetapi mengapa Tuhan meminta dan menuntut sesuatu hal yang lebih dari kita? Karena Ia memang Tuhan yang berani memberikan sesuatu yang lebih untuk kita. Para murid-murid ketika semalam-malaman mencari ikan dan mereka tidak mendapatkan apa-apa Tuhan melakukan hal-hal besar bagi mereka dan Alkitab mencatat jala meraka sampai terkoyak karena begitu banyaknya ikan yang tertangkap.

2. Setia dalam perkara kecil (Little thing matter).
Lukas 16:10 “Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.”
Jangan pernah berpikir bahwa kita baru mau melayani Tuhan setelah kita mengalami kebebasan waktu, uang dan kesuksesan dulu. Jangan pernah berkata “nanti” tetapi mulailah bertindak dan tetaplah setia melakukan sesuatu untuk Tuhan, walupun itu menurut orang lain mungkin hanya perkara-perkara kecil saja. Memang memimpikan hal-hal besar sangat bagus dan positif tetapi lebih baik lagi jika kita tidak hanya bermimpi tetapi juga berusa melakukanny, dan hal itu harus kita mulai saat dari sekarang supaya semua mimpi itu bisa terwujud.

3. Hanya ada satu jalan naik yaitu turun (The only way up is down).
Standar Tuhan sangat berbanding terbalik dengan standar yang ditetapkan dunia ini. Dunia berkata; kalau kita ingin sukses kita harus berani sikut sana dan sikut sini, sedangkan Alkitab berkata; dalam Lukas 22:26 “Tetapi kamu tidaklah demikian, melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan. Sebab siapakah yang lebih besar: yang duduk makan, atau yang melayani? Bukankah dia yang duduk makan? Tetapi Aku ada di tengah-tengah kamu sebagai pelayan.”
Melalui perkataan ini Yesus mengajarkan kita supaya kalau kita mau menjadi besar harus mau menjadi pelayan sama seperti yang sedang Yesus lakukan.

4. Mementingkan sesuatu yang tersembunyi (Importance of the unnseen).
Dalam Matius pasal 6 ada 3 perikop yang berbicara mengenai sesuatu yang baik yang kita lakukan yang tidak perlu untuk kita pamerkan kepada orang lain yaitu; “hal memberi, berdoa dan berpuasa”. Meskipun hal ini tidak dilihat orang lain tetapi Tuhan mampu melihat dan membalas perbuatan kita itu dengan mencurahkan berkat-berkat-Nya bagi kita.

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s