SIKAP HIDUP MENJELANG KEDATANGAN TUHAN

SIKAP HIDUP MENJELANG KEDATANGAN TUHAN
Pdt. Johan Lumoindong

Situasi sekarang ini sedang menekan dan menimbulkan ketakutan. Di negeri kita ini kita melihat begitu mudahnya orang-orang melakukan kekerasan dan kejahatan, bahkan untuk hal-hal yang sepele sekali pun. Bencana-bencana dan kecelakaan pun terjadi di banyak tempat, kondisi ekonomi yang tidak semakin baik. Kita sebagai orang percaya juga mengalami tekanan berupa berita-berita yang mengancam kebebasan kita untuk beribadah.

Wahyu 1:3, “Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat”.
Atau dengan kata lain: “Berbahagialah kita yang siap menantikan kedatangan Tuhan yang keduakalinya”.

Orang yang berbahagia adalah orang yang diberkati Tuhan karena membacakan firman Tuhan dan juga karena turut mendengarkan firman Tuhan, bukan bahagia karena banyaknya harta atau nama besar. Dan yang juga berbahagia adalah yang menuruti dan melakukan firman Tuhan itu. Dikatakan berbahagia karena orang yang percaya kepada Yesus pasti akan mendapatkan bagian bersama Yesus di surga kelak. Kita yang percaya sangat beruntung karena tinggal melakukan dan menuruti apa yang sudah difirmankan dalam Alkitab.

Kalau bicara tentang Wahyu maka kita berbicara tentang Yohanes, yaitu murid Tuhan yang paling dekat dengan Tuhan, yang bersandar di dada Yesus. Yohanes adalah pribadi yang dipilih oleh Tuhan untuk menyampaikan nubuatan ini.

Dan Kitab Wahyu juga berbicara tentang pulau Patmos. Patmos dahulu adalah suatu tempat yang tidak diperhitungkan, bahkan adalah penjara. Namun ketika Tuhan menyatakan diri-Nya dan firman-Nya di pulau Patmos ini, maka sekarang tempat ini menjadi suatu tempat yang dikunjungi banyak orang dan menjadi berkat bagi banyak bangsa.

Salah satu isi kitab Wahyu ini adalah berbicara tentang ketujuh gereja. Kitab Wahyu ini juga berbicara tentang suatu waktu yang sudah dekat, tetapi dituliskan oleh Yohanes jauh-jauh hari sebelumnya dan kita sebagai umat yang harus melakukan pesan dan peringatan firman Tuhan ini.

Apakah yang harus kita lakukan menjelang kedatangan Tuhan ini dan dalam menghadapi situasi saat ini adalah: 1. Kembali kepada kasih yang semula (Gereja Efesus)
Wahyu 2:4 “Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.”
Kasih ini adalah kasih kepada Tuhan dan kasih kepada sesama manusia. Menjelang akhir zaman ini kita harus kembali kepada kasih yang semula kepada Tuhan, kepada suami, kepada isteri dan kepada orangtua kita. Jangan biarkan waktu dan keadaan mengikis kasih kita. 2. Mampu menderita demi nama Yesus (Gereja Smirna).
Wahyu 2:10 “Jangan takut terhadap apa yang harus engkau derita! Sesungguhnya Iblis akan melemparkan beberapa orang dari antaramu ke dalam penjara supaya kamu dicobai dan kamu akan beroleh kesusahan selama sepuluh hari. Hendaklah engkau setia sampai mati, dan Aku akan mengaruniakan kepadamu mahkota kehidupan”.

Jemaat Smirna adalah satu gereja yang tidak mendapatkan perkataan negatif dari Yohanes, karena Smirna ini mengalami penderitaan dan penganiayaan karena nama Tuhan Yesus.
Wahyu 2:8,9, “Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Smirna: Inilah firman dari Yang Awal dan Yang Akhir, yang telah mati dan hidup kembali: Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu — namun engkau kaya — dan fitnah mereka, yang menyebut dirinya orang Yahudi, tetapi yang sebenarnya tidak demikian: sebaliknya mereka adalah jemaah Iblis”.
Mereka secara lahiriah adalah miskin, namun secara rohani mereka kaya di dalam kasih dan sukacita Tuhan.

Menjelang kedatangan Tuhan, jangan sampai kita terhanyut oleh kekayaan dan harta duniawi ini, namun utamakan nama Tuhan Yesus. Jangan kompromi dan menjual iman kita dan menukarnya dengan kenyamanan duniawi ini. Jangan mengukur segala sesuatu dengan uang dan harta saat hendak mengambil keputusan yang penting dalam hidup kita: pasangan hidup, teman, pelayanan, pekerjaan dan persahabatan.

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s