UPAH DARI PENYEMBAHAN

UPAH DARI PENYEMBAHAN
Oleh : Pdt. Chris Manusama

Hubungan kita dengan Tuhan dalam penyembahan akan menentukan kualitas kita dapat menerima dan mencerna Firman Tuhan yang kita dengar.Hal yang paling parah dalam hidup manusia adalah putusnya hubungan dengan Tuhan. Kita telah kehilangan cinta dalam hati kita. Jangan sampai kita salah membangun kepercayaan yang lain.

Misalnya, jangan pernah bilang Tuhan yang membuat kita bangkrut, Tuhan yang membuat kita sakit, supaya kita tidak sombong. Jangan pernah kita berpikir bahwa Tuhan yang melakukan itu semua. Jika kita berpikir itu adalah perbuatan Tuhan, bagaimana mungkin Dia mau menolong kita dari semua itu jika Ia berkehendak membuat kita dalam keadaan demikian? Setiap hari kita harus semakin naik dalam penyembahan (ke-rohani-an) kita.

Penyembahan yang bermutu adalah penyembahan yang lahir dari diri kita sendiri, bukan karena suruhan orang lain, pemimpin pujian atau pendeta (pemimpin rohani) kita.
Semakin kita diberkati Tuhan kita harus semakin dalam memuji Tuhan, jangan karena kita semakin sibuk dan diberkati, “durasi” penyembahan kita semakin menurun.

Ada tiga hal yang kita peroleh kalau kualitas penyembahan kita bagus dengan Tuhan :

1. Kesenangan
Kalau kita ingin hidup senang dan menikmati berkat Tuhan kita harus bayar itu dengan ketaatan dan kesetian. Meskipun kita saat ini sepertinya belum menikmati kesenangan (berkat) Tuhan, tetapi kalau kita tetap setia dan taat pasti kita akan menikmatinya sesuai dengan waktunya.

Sebab kesenangan yang asli kita harus bayar harga dulu baru kita bisa menikmatinya. Sebaliknya kesenangan yang palsu adalah kita menikmatinya dulu baru kita akan membayar “harganya” (kesusahannya).

Ingat, lebih baik menolak umpan dari pada kita masuk dalam perangkap, artinya jangan kita terlena akan kesenangan sampai kita tidak memikirkan bahaya yang mengintip dibalik itu.

Yeremia 35:16 dan 18,19 Sungguh, keturunan Yonadab bin Rekhab menepati perintah yang diberikan bapa leluhurnya kepada mereka, tetapi bangsa ini tidak mau mendengarkan Aku!Tetapi berkatalah Yeremia kepada kaum orang Rekhab: “Beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Oleh karena kamu telah mendengarkan perintah Yonadab, bapa leluhurmu, telah berpegang pada segala perintahnya dan telah melakukan tepat seperti yang diperintahkannya kepadamu, maka beginilah firman TUHAN semesta alam, Allah Israel: Keturunan Yonadab bin Rekhab takkan terputus melayani Aku sepanjang masa.( PL Hal. 859)
Keturunan Yonadab bin Rekhab tetap taat dan setia meskipun semua orang Israel tidak mendengarkan Tuhan. Ia tetap mau membayar harga dan berujung kepada janji Tuhan: “bahwa keturunannya takkan terputus melayani Tuhan sepanjang masa” (= ada kekekalan dalam kesenangannya)

2. Sukacita.
Ibrani, 12:2, Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.(PB. Hal. 271)
Yesus harus membayar harga dulu baru memiliki sukacita kekal. Demikian juga kalau kita mau memperoleh sukacita yang kekal bersama Bapa di surga, maka kita juga harus mau membayar harga terlebih dahulu. Kalau kita mau taat dan menuruti hukum-hukum-Nya, maka kita menjadi berharga di mata Tuhan dan orang lain. “Destiny” kita adalah lihat 1 Korintus 6:2 (PB. Hal. 203)

3. Hubungan
Semakin kita dekat dengan Allah semakin kita dekat dengan sorga. Kenikmatan hidup menjadi bagian kita. Kedekatan kita dapat kita rasakan lewat keintiman dan penyembahan kita kepada Tuhan. Bukti kedekatan kita dengan Tuhan dapat juga dinilai orang lain dari kualitas penyembahan kita kepada Tuhan.
Ulangan 30:15-16, Ingatlah, aku menghadapkan kepadamu pada hari ini kehidupan dan keberuntungan, kematian dan kecelakaan, karena pada hari ini aku memerintahkan kepadamu untuk mengasihi TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya dan berpegang pada perintah, ketetapan dan peraturan-Nya, supaya engkau hidup dan bertambah banyak dan diberkati oleh TUHAN, Allahmu, di negeri ke mana engkau masuk untuk mendudukinya.(PL. Hal. 229)

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s