MANDUL ROHANI

“Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan- Nya supaya ia lebih banyak berbuah.” Yohanes 15:2

Bapa sorgawi adalah pengusaha kebun anggur, Yesus pokok anggurnya dan umat Tuhan menjadi ranting-ranting- Nya. Setiap ranting harus bertumbuh dan berbuah, bila tidak, ia akan dipotong oleh si pemilik kebun anggur yaitu Bapa sorga. Inilah kehendak Tuhan yaitu kekristenan yang berbuah Kristen sejati tidak statis, tetapi terus berproses.

Cacat rohani lain yang disebutkan dalam Imamat 21:18-20 adalah buah pelir yang rusak. Ini berbicara tentang kemandulan spiritual yang sangat fatal, tidak bisa menghasilkan keturunan (berbuah). Alkitab sangat tegas memperingatkan bila kehidupan rohani kita tidak berbuah, maka “…ia dibuang ke luar seperti ranting dan menjadi kering kemudian dikumpulkan orang dan dicampakkan ke dalam api lalu dibakar.” (Yohanes 15:6). Ketika seorang Kristen tidak bertumbuh berarti sedang menuju kepada kematian. Sebenarnya selama kita masih hidup kita masih mempunyai kesempatan untuk berubah, karena hanya benda mati yang tidak berubah dan bertumbuh. Jadi, pertumbuhan adalah tanda dari sebuah kehidupan.

Agar kita mengalami pertumbuhan dan menghasilkan buah, kita harus melekat pada pokok anggur itu. Tuhan berkata, “Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.” (Yohanes 15:4). Pertumbuhan bukanlah hal sederhana, sebab membutuhkan pergumulan dan campur tangan Tuhan. “sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.” (Yohanes 15:5b). Pertumbuhan membutuhkan hikmat dan kuasa dari Roh Kudus yaitu kuasa yang menguatkan, sehingga kita tidak mudah jatuh dalam dosa; kuasa yang memampukan kita bertahan hidup dalam kebenaran, sebab sebagai manusia kita lemah dan tidak memiliki kekuatan, kecuali bila Kristus hidup di dalam kita dan kita hidup di dalam Kristus. Jadi kita tidak bisa diam saja, ada harga yang harus kita bayar, keluar dari segala kenyamanan dan tunduk sepenuhnya kepada kehendak Tuhan.

“Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.” Matius 3:8.

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s