ORANG-ORANG MUNAF

ORANG-ORANG MUNAF

“Janganlah kamu menghakimi, supaya kamu tidak dihakimi.” Matius 7:1

Saat mengajar banyak orang, hal kemunafikan selalu disampaikan oleh Tuhan Yesus, sebab ini menyangkut soal hati. Dan “Bukan yang dilihat manusia yang dilihat Allah, manusia melihat apa yang di depan mata, tetapi Tuhan melihat hati “ (1 Samuel 16:7) Tuhan sangat benci terhadap kemunafikan! Hal ini terlihat saat Ia mengecam para ahli Taurat dan orang-orang Farisi dengan berkata, “Hai kamu orang-orang munafik!”, yang Ia ulangi sampai tujuh kali (baca Matius 23:13- 36).

Mata berbular (‘defective sight’ — Alkitab bahasa lnggris) (Imamat 21:18-20) adalah mata cacat, seperti perumpamaan Yesus ‘ada selumbar di dalamnya’ sehingga tidak dapat melihat kebenaran. Mata ini dikaitkan dengan kemunafikan, seperti tertulis: “Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui?” (Matius 7:3). Orang munafik senang sekali menghakimi dan melihat kesalahan orang lain, dan ini diibaratkan “…sama seperti kuburan yang dilabur putih, yang sebelah luarnya memang bersih tampaknya, tetapi yang sebelah dalamnya penuh tulang belulang dan pelbagai jenis kotoran. Demikian jugalah kamu, di sebelah luar kamu tampaknya benar di mata orang, tetapi di sebelah dalam kamu penuh kemunafikan dan kedurjanaan.” (Matius 23:27-28). Begitu mudahnya kita melihat kesalahan orang lain dan menghakiminya. Siapa sesungguhnya kita? Bukankah kita sendiri masih banyak kekurangan dan ketidaksempurnaan? Perhatikan “. . .dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dari ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.” (Matius 7:2). Mungkin perkataan kita sudah melukai perasaan dan hati orang lain sehingga orang menilai atau menghakimi kita, padahal kita tak bermaksud jelek. Ada pula perkataan orang lain yang maksudnya baik, tapi kita juga menanggapinya berbeda.

Jangan beri kesempatan kepada kuasa jahat! Arahkan hati dan pikiran kita kepada Yesus dan mohon Roh Kudus untuk menyelidiki hati dan pikiran kita setiap hari, supaya kita tidak gampang melihat keberadaan orang lain dan menghakiminya.

“Baiklah tiap-tiap orang menguji pekerjaannya sendiri; maka ia boleh bermegah melihat keadaannya sendiri dan bukan melihat keadaan orang lain.”Galatia 6:4

About kata1kata

some misterious word can not be explained but it can be feel by your heart peace in this world..... Yesus loves and blessing all of you .....
This entry was posted in Tuhan Yesus Memberkati. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s